Cara Meredam Dan Mengendalikan Kemarahan Secara Islami

Marah atau emosi merupakan sifat dasar atau tabiat dari manusia. Sebagai manusia kita tidak dilarang untuk marah, tetapi kita diperintahkan untuk bisa mengendalikan kemarahan itu sehingga tidak menimbulkan efek negatif terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Di dalam riwayat Abu Said al-Khudri, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai (redam amarahnya), sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai" 
[H.R. Ahmad]. 

Di dalam riwayat Abu Hurairah dikatakan bahwa :

"Orang yang kuat tidaklah yang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah" 
[H.R. Malik].

Menahan rasa marah bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, tetapi sesuatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan, apalagi bila ada seseorang yang mencoba memancing emosi kita, mungkin darah kita langsung mendidih dan bisa jadi naik ke ubun-ubun, tangan bergetar dan ada perasaan ingin memukul, kata-kata sumpah serapah pun sudah berada di ujung lidah tinggal kita mengeluarkannya saja. Tetapi jika pada saat itu kita mampu menahannya, maka bersyukurlah kita, karena kita termasuk orang yang kuat untuk menahan hawa nafsu.

Dari hadist rasullulloh dijelaskan bahwa ada lima cara untuk meredam dan mengendalikan kemarahan, yaitu sebagai berikut: 

Pertama: Membaca Ta'awwudz

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu "A'uudzu billah mina-syaithaani-r-rajiim" "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk" 

[H.R. Bukhari Muslim].

Kedua: Berwudhu


Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda "Kemarahan itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah" 
[H.R. Abud Dawud].

Ketiga: Duduk


"Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah (rebahan)" 
[H.R. Abu Dawud].

Keempat: Diam


Dalam sebuah hadist dikatakan "Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah" 
[H.R. Ahmad].

Kelima: Bersujud


Bersujud artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. Dalam sebuah hadist dikatakan "Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah dilehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud)." 
[H.R. Tirmidzi]

Demikianlah pembahasan tentang cara meredam dan mengendalikan kemarahan menurut hadist Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, semoga bermanfaat untuk kita semua, aamiin.



SILAHKAN DI SHARE ARTIKEL INI
Comments
2 Comments

2 komentar:

  1. Subhanallah cara yg sederhana namun manjur pastinya karna sesuai dalil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali mas IQROZEN cara yang sangat sederhana, dan saya yakin semua orang bisa melakukannya...trimakasih sudah berkunjung diblog ini, salam silaturohim... :)

      Hapus